Desa Darma Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Kelompok KKN-PM 117 menggelar kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kesehatan gigi dan mulut di SD Negeri 1 Darma pada Kamis, 24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 5 dan 6 dengan antusias, sebagai bagian dari upaya menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini kepada anak-anak di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai apa itu PHBS, yaitu sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga seseorang mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan di lingkungan sekitarnya. Mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan disertai contoh-contoh yang dekat dengan keseharian siswa, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak kelas 5 dan 6. Salah satu materi utama yang dibahas adalah kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Siswa diajak memahami mengapa mencuci tangan menjadi kebiasaan penting dalam mencegah penularan berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan dan pernapasan. Setelah itu, mahasiswa KKN menjelaskan dan mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar, mulai dari membasahi kedua tangan dengan air mengalir, menuangkan sabun secukupnya, menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ujung jari, hingga ibu jari secara bergantian, kemudian membilas tangan hingga bersih dan mengeringkannya dengan lap atau tisu bersih. Materi selanjutnya membahas etika batuk dan bersin yang benar, yaitu dengan menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam atau tisu, bukan menggunakan telapak tangan secara langsung, agar penyebaran kuman dan virus penyebab penyakit dapat dicegah, terutama saat berada di ruang kelas yang berdekatan dengan teman-teman lainnya. Tidak hanya itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan aktivitas fisik secara rutin setiap hari, seperti berolahraga atau sekadar bermain aktif di luar ruangan, agar tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit. Selain aktivitas fisik, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang, yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Sebagai penutup materi PHBS, siswa juga diingatkan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, baik sampah organik maupun anorganik, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah.
Setelah materi PHBS selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai perilaku kesehatan gigi dan mulut. Pada sesi ini, mahasiswa KKN menjelaskan tentang karies gigi atau yang lebih dikenal dengan istilah gigi berlubang, mulai dari pengertian, penyebab, hingga dampaknya bagi kesehatan anak. Karies gigi dijelaskan sering kali muncul akibat kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan yang tidak diimbangi dengan kebersihan gigi yang baik, sehingga sisa makanan menumpuk dan menjadi tempat berkembangnya bakteri yang merusak lapisan gigi. Apabila dibiarkan tanpa penanganan, karies gigi dapat menyebabkan rasa nyeri, infeksi, bahkan mengganggu proses makan dan konsentrasi belajar anak di sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa KKN mengajarkan cara membersihkan gigi atau menyikat gigi yang benar kepada siswa, mulai dari pemilihan sikat gigi yang sesuai dengan ukuran mulut anak, teknik menyikat seluruh permukaan gigi yang meliputi bagian depan, belakang, dan permukaan kunyah dengan gerakan memutar yang lembut, hingga waktu yang tepat untuk menyikat gigi, yaitu setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam. Selain menjaga kebersihan gigi secara mandiri di rumah, siswa juga diimbau untuk membiasakan diri memeriksakan kesehatan gigi secara rutin ke puskesmas terdekat, minimal enam bulan sekali, agar apabila ditemukan masalah pada gigi dapat segera dideteksi dan ditangani sejak dini sebelum menjadi lebih parah.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh siswa kelas 5 dan 6 diajak untuk mempraktikkan langsung cara menyikat gigi yang benar secara bersama-sama di halaman sekolah, didampingi oleh mahasiswa KKN Unsoed. Kegiatan praktik ini disambut dengan penuh semangat oleh para siswa, yang tampak antusias menerapkan langkah-langkah menyikat gigi sesuai dengan yang telah diajarkan sebelumnya. Melalui rangkaian kegiatan sosialisasi PHBS dan kesehatan gigi dan mulut ini, mahasiswa KKN Unsoed berharap dapat menumbuhkan kesadaran serta membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak-anak sejak usia dini, sehingga dapat diterapkan secara berkelanjutan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing.